Puji syukur Alhamdulillah, kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
Atas prestasi yang telah diraih oleh siswi kami, Ananda Sarirotul L.M. ( Anggota Ambalan Wisanggeni Rarasati Pangkalan SMKN 1 Bandung ). Siswi tersebut sebagai anggota kontingen Tulungagung, telah mengikuti dan menyelesaikan Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Provinsi Jawa Timur 2019 yang dilaksanakan di Pasuruan.
Sehingga Ananda Sarirotul L.M. dinyatakan LOLOS dan berhak mendapatkan hadiah pergi ke Singapura dan Malaysia.
Semoga prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi siswa siswi SMKN 1 Bandung lainnya, sehingga muncul prestasi-prestasi gemilang di kegiatan selanjutnya.
https://smknbandung.sch.id/wp-content/uploads/2019/07/65550300_2092892677671790_4828801819822008120_n.jpg8101080Admin SMKhttps://smknbandung.sch.id/web/wp-content/uploads/2017/01/logo-web2.pngAdmin SMK2019-07-16 15:51:562019-11-21 14:58:12Pramuka SMKN 1 Bandung Berprestasi
SUKSES: Dari kiri, Muhamad Panji Nugroho, Buyung Febrian, dan Bagus Setiawan, menunjukkanpiala yang diraih dalam LKS wilayah kerja III Jatim yang digelar di Malang. (SMKN 1 BANDUNG FOR RATU)
Tiga siswa SMKN 1 Bandung lolos ke lomba kompetensi siswa (LKS) Jawa Timur (Jatim). Yakni Bagus Setiawan, Muhamad Panji Nugroho, dan Buyung Febian.
Bagus Setiawan, siswa jurusan teknik sepeda SMKN 1 Bandung ini masih ingat betul bagaimana menjalani pertarungan di LKS wilayah kerja III Jatim yang diikuti perwakilan 11 kabupaten atau kota. Yakni Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Malang, Kota Batu, serta Kabupaten dan Kota Mojokerto.
LKS di Kabupaten dan Kota Malang serta Kota Batu pada 14 sampai 17 Januari lalu menjadi pengalaman menarik tersendiri. Pertama ikut lomba tersebut, dirinya sempat grogi. Maklum, peserta yang mencapai 39 orang dari perwakilan kabupaten tersebut merupakan siswa pilihan.
Ikut lomba bidang teknik sepeda motor, dia harus mampu memecahkan masalah yang diberikan dewan juri. Dengan waktu terbatas dan peralatan sudah disediakan, akhirnya mampu menunjukkan kepiawaian mengatasi tantangan itu. “Tinggal menyalakan motor saja. Meski waktu habis, secara umum bisa,” ujarnya.
Dia beruntung mampu menguasai lomba meski alat yang disediakan panitia untuk membenahi sepeda motor yang rusak tergolong baru. Itu karena dia sering latihan di sekolah dan selalu dibimbing guru.
Dia lebih memilih di bengkel sekolah ketika siswa lain pulang untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. “Kalau pulang malam, biasa untuk latihan menghadapi lomba. Waktu lomba, alat beda dengan yang di sekolah, tapi fungsi sama,” jelasnya Selasa (12/2).
Beda dengan pengalaman Buyung Febian. Siswa teknik elektronik industri (TEI) ini ikut lomba bidang elektronic application.
Tantangan diberikan dewan juri berupa programmer dan assembly pengaturan suhu di komputer dengan waktu sekitar dua jam.
Bahkan, harus mempresentasikan hasil karyanya tersebut. Meski sempat gugup, tetap percaya diri. Sebab, bisa mengusai materi dan bisa menjalankan soal praktik. “Memang agak minder, ada peserta dari Malang yang lebih terkenal. Alhamdulillah masuk nominasi dan nanti bakal ikut lomba di tingkat provinsi,” ucap warga Desa/Kecamatan Besuki.
Sedangkan, Muhamad Panji Nugroho ikut lomba bidang informasi teknologi atau networking. Siswa jurusan teknik komputer jaringan tersebut menyimulasikan jaringan menggunakan cisco packet traser. “Ada waktu 2,5 jam untuk menyelesaikan tangan dari juri. Tidak mengira bisa masuk lima besar. Itu merupakan hasil kerja keras latihan dan bimbingan guru,” tandasnya.
Di tempat sama, Kepala SMKN 1 Bandung, Nushasyim menegaskan, pihak sekolah selalu melakukan pembinaan terhadap siswa yang memiliki kemampuan dan minat di setiap kompetensi.
Selain itu, memberikan fasilitas kepada siswa jika ingin ikut lomba. “Sarana dan prasarana selalu update untuk mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Dia berharap siswa yang akan ikut LKS tingkat Jatim ini lebih giat berlatih mental maupun teori. Agar bisa menunjukkan kompetensi sebanding dengan siswa dari kota besar.
https://smknbandung.sch.id/wp-content/uploads/2019/05/3-siswa-smkn-1-bandung-di-lks-jatim.jpg450670Admin SMKhttps://smknbandung.sch.id/web/wp-content/uploads/2017/01/logo-web2.pngAdmin SMK2019-02-15 14:37:072019-11-21 14:59:06Siswa SMKN 1 Bandung Lolos ke LKS Tingkat Jatim
Menindaklanjuti informasi yang telah disampaikan oleh Pokja Prakerin melalui pembimbing prakerin sebelumnya. Untuk mengoptimalkan kegiatan belajar-mengajar bagi siswa yang sedang menjalani kegiatan Praktek Kerja Lapangan, SMKN 1 Bandung melalui Pokja Kurikulum dan Pokja Humas melakukan pembelajaran jarak jauh secara online (E-Learning). Pembelajaran jarak jauh ini dilakukan dengan bantuan aplikasi online Edmodo.
Edmodo mempunyai beberapa manfaat dalam pembelajaran sebagai berikut :
Edmodo merupakan wahana komunikasi dan diskusi yang sangat efiesien untuk para guru dan murid
Dengan Edmodo, siswa satu dengan siswa lainnya dapat dengan mudah berinteraksi dan berdiskusi dengan pantauan langsung dari gurunya.
Selain itu, Edmodo mempermudah komunikasi antara guru, murid sekaligus orang tua murid.
Sebagai sarana yang tepat untuk ujian maupun quiz.
Guru dapat memberikan bahan ajar seperti pertanyaan, foto, video pembelajaran kepada murid dengan mudah. Selain itu, murid juga dapat mengunduh bahan ajar tersebut
Dengan adanya Edmodo, orang tua murid dapat memantau kegiatan belajar anaknya dengan mudah.
Edmodo juga dapat diakses melalui smartphone dan sejenisnya dengan mendownload melalui Google Play, App store dan lainnya.
Pada semester gasal tahun pelajaran 2018/2019 merupakan tahun kedua SMKN 1 Bandung menggunakan Edmodo dalam pelaksanaan KBM. Agar penggunaan lebih optimal, SMKN 1 Bandung pada tanggal 6-7 Agustus 2018 melaksanakan Diklat Guru Pengajar Kelas Edmodo. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh guru pengajar kelas XI, sejumlah 60 orang. Diantara materi dalam diklat tersebut adalah pembuatan akun guru bagi pemakai awal, pengenalan fitur-fitur, pengelolaan kelas, pengelolaan materi, pengelolaan tugas, pembuatan dan manajemen kuis. serta rencana tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun sebelumnya. Harapannya dengan diadakan kegiatan tersebut, guru pengajar lebih siap dalam melaksanakan pembelajaran di kelas maya melalui edmodo.
Sedangkan siswa yang saat ini melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, pelaksanaan Diklat dijadwalkan pada tanggal 10 – 11 Agustus 2018. Siswa yang telah diijinkan oleh pihak DU/DI untuk mengikuti kegiatan diwajibkan hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sedangkan bagi siswa yang terpaksa belum mengikuti diklat pada hari tersebut maka wajib mengkonfirmasi ke guru pembimbing prakerin atau Pokja Prakerin. Sehingga nantinya akan dijadwalkan diklat dilain waktu atau akan dikoordinasikan lebih lanjut.
Adapun pembagian jadwal diklat Edmodo untuk siswa adalah sebagai berikut :