Laman mengenai kegiatan, artikel dan informasi dari bagian kurikulum

Info Jadwal Cap 3 (Tiga) Jari Guna Pelengkapan Dokumen Ijazah Bagi Alumni Tahun 2019/2020

(gambar 1.1)

Diberitahukan kepada seluruh lulusan SMKN 1 Bandung tahun lulus 2019/2020, bahwasannya cap 3 (tiga) jari ijazah akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal terlampir (gambar 1.1).

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat cap 3 jari ijasah antara lain :
1. Datang ke sekolah sesuai tanggal dan waktu yang telah dijadwalkan;
2. Berpakaian bebas rapi (kemeja/kaos berkerah bukan kaos oblong);
3. Memakai sepatu;
4. Memakai masker & mencuci tangan sebelum masuk ruangan;
5. Menjaga jarak aman di dalam dan luar ruangan.

Demikian informasi ini, kami sampaikan. Atas perhatiannya disampaikan terimakasih.

Info Jadwal Cap 3 (Tiga) Jari Bagi Alumni Tahun 2019/2020

Berkenaan dengan telah Lulusnya Siswa kelas XII Tahun Ajaran 2019/2020, guna melengkapi dokumen kelulusan, SMKN 1 Bandung menjadwalkan kegiatan Cap Tiga jari dimulai pada hari Selasa, 14 Juli 2020 s/d Kamis, 16 Juli 2020.

Adapun rincian jadwalnya, antara lain:
1. Selasa, 14 Juli 2020
A. XII TKRO 1 & 2 Pada Pukul 07.00 WIB s/d 09.00 WIB
B. XII TKRO 3 & 4 Pada Pukul 09.00 WIB s/d 10.30 WIB
C. XII AKL 1 & 2 Pada Pukul 10.30 WIB s/d 12.00 WIB
D. XII AKL 1 & 2 Pada Pukul 12.00 WIB s/d 13.30 WIB
2. Rabu, 15 Juli 2020
A. XII TBSM 1 & 2 Pada Pukul 07.30 WIB s/d 09.00 WIB
B. XII TBSM 3 & 4 Pada Pukul 09.00 WIB s/d 10.30 WIB
C. XII TEI 1 & 2 Pada Pukul 10.30 WIB s/d 12.00 WIB
D. XII TEI 3 Pada Pukul 12.00 WIB – 13.00 WIB
3. Kamis, 16 Juli 2020
A. XII TKJ 1 & 2 Pada Pukul 07.30 WIB s/d 09.00 WIB
B. XII TKJ 3 & OTKP 1 Pada Pukul 09.00 WIB s/d 10.30 WIB
C. XII OTKP 2 Pada Pukul 10.30 WIB s/d 11.30 WIB

Kegiatan bertempat di RPS Baru sebelah Utara, dengan tetap memperhatikan prusedur kesehatan yaitu dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak fisik antar individu.

Edmodo SMKN 1 Bandung

SMKN 1 Bandung menerapkan pembelajaran online ( E-learning ) berbasis Edmodo.

Semakin berkembangnya teknologi informasi, kegiatan belajar mengajar pun juga sebaiknya semakin berkembang.

Siswa cenderung malas jika KBM hanya dilakukan secara klasikal. Apalagi bagi SMK yang diwajibkan adanya kegiatan praktek kerja industri. Alhasil KBM pun tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, SMKN 1 Bandung memanfaatkan pembelajaran online atau kelas maya dengan bantuan aplikasi edmodo.

Dengan edmodo KBM bisa berlangsung secara virtual dan fleksibel, pemberian materi, penugasan dan pengambilan nilai tidak terpaku oleh waktu dan kehadiran siswa dalam 1 ruangan. Guru pun jadi lebih mudah mengolah nilai, melaksanakan remidial dan pengayaan.
Hasilnya guru dan siswa sama-sama diuntungkan.

Semoga kedepan pelaksanaan pembelajaran online ini lebih optimal lagi.

Adapun halaman pendaftaran dan masuk edmodo dapat diakses di http://belajar.smknbandung.sch.id

Workshop Pembelajaran STEAM dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran K13-Revisi

Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran dan menyongsong era Industri 4.0, SMKN 1 Bandung melaksanakan Workshop Pembelajaran STEAM dan penyusunan Perangkat Pembelajaran K13-Revisi.


Dengan workshop ini diharapkan guru pengajar mampu melakukan pembelajaran dengan mengkombinasikan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Kesenian dan Matematika. Sehingga siswa bisa menerapkan ilmu yang diperolehnya dalam kehidupan sehari-hari, mampu menciptakan produk yang mampu bersaing dipasaran.

MENGELOLA KELAS VIRTUAL DENGAN EDMODO

Kelas Maya Menggunakan Edmodo untuk Siswa PKL

Menindaklanjuti informasi yang telah disampaikan oleh Pokja Prakerin melalui pembimbing prakerin sebelumnya. Untuk mengoptimalkan kegiatan belajar-mengajar bagi siswa yang sedang menjalani kegiatan Praktek Kerja Lapangan, SMKN 1 Bandung melalui Pokja Kurikulum dan Pokja Humas melakukan pembelajaran jarak jauh secara online (E-Learning). Pembelajaran jarak jauh ini dilakukan dengan bantuan aplikasi online Edmodo.

Edmodo mempunyai beberapa manfaat dalam pembelajaran sebagai berikut :

  1. Edmodo merupakan wahana komunikasi dan diskusi yang sangat efiesien untuk para guru dan murid
  2. Dengan Edmodo, siswa satu dengan siswa lainnya dapat dengan mudah berinteraksi dan berdiskusi dengan pantauan langsung dari gurunya.
  3. Selain itu, Edmodo mempermudah komunikasi antara guru, murid sekaligus orang tua murid.
  4. Sebagai sarana yang tepat untuk ujian maupun quiz.
  5. Guru dapat memberikan bahan ajar seperti pertanyaan, foto, video pembelajaran kepada murid dengan mudah. Selain itu, murid juga dapat mengunduh bahan ajar tersebut
  6. Dengan adanya Edmodo, orang tua murid dapat memantau kegiatan belajar anaknya dengan mudah.
  7. Edmodo juga dapat diakses melalui smartphone dan sejenisnya dengan mendownload melalui Google Play, App store dan lainnya.

Pada semester gasal tahun pelajaran 2018/2019 merupakan tahun kedua SMKN 1 Bandung menggunakan Edmodo dalam pelaksanaan KBM. Agar penggunaan lebih optimal, SMKN 1 Bandung pada tanggal 6-7 Agustus 2018 melaksanakan Diklat Guru Pengajar Kelas Edmodo. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh guru pengajar kelas XI, sejumlah 60 orang. Diantara materi dalam diklat tersebut adalah pembuatan akun guru bagi pemakai awal, pengenalan fitur-fitur, pengelolaan kelas, pengelolaan materi, pengelolaan tugas, pembuatan dan manajemen kuis. serta rencana tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun sebelumnya. Harapannya dengan diadakan kegiatan tersebut, guru pengajar lebih siap dalam melaksanakan pembelajaran di kelas maya melalui edmodo.

Sedangkan siswa yang saat ini melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, pelaksanaan Diklat dijadwalkan pada tanggal 10 – 11 Agustus 2018. Siswa yang telah diijinkan oleh pihak DU/DI untuk mengikuti kegiatan diwajibkan hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sedangkan bagi siswa yang terpaksa belum mengikuti diklat pada hari tersebut maka wajib mengkonfirmasi ke guru pembimbing prakerin atau Pokja Prakerin. Sehingga nantinya akan dijadwalkan diklat dilain waktu atau akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Adapun pembagian jadwal diklat Edmodo untuk siswa adalah sebagai berikut :

KLIK DI =>> PEMBAGIAN JADWAL DIKLAT EDMODO SISWA PKL/PRAKERIN 2018

Ujian Nasional Berbasis Komputer 2017

SMKN 1 Bandung SUKSES Laksanakan UNBK Tahun Kedua

Tulungagung – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bandung, Kabupaten Tulungagung pada tanggal 3-6 April 2017 berjalan lancar dan sukses.

Seluruh siswa yang mengikuti UNBK di SMKN 1 Bandung 661 orang dari 6 Program Keahlian. Dari 661 siswa tersebut terbagi menjadi 3 sesi ujian dengan memanfaatkan 7 Laboratorium yang telah disiapkan. Setiap laboratorium dilengkapi dengan 1 server dan 35 komputer client. Sebagai antisipasi jika terjadi permasalahan dengan server, maka sesuai dengan juknis disipakan pula 1 server cadangan.

SMKN 1 Bandung tergabung dalam sub rayon 1 Kabupaten Tulungagung. Sesuai dengan ketentuan, pengawas ruangan ditugaskan secara silang antar sekolah dalam sub rayon dan SMKN 1 Bandung silang kepengawasan dengan SMKN 1 Boyolangu. Jadwal kepengawasan telah ditentukan oleh sub rayon sedangkan proktor dan teknisi dipegang oleh guru dan staf dari sekolah pelaksana yang telah memenuhi kriteria.

“Selama pelaksanaan UNBK tidak ada kendala, sehingga bisa berjalan lancar dan terlaksana sesuai jadwal,” penuturan Kepala Sekolah SMKN 1 Bandung, Drs. H. Nurhasyim,M.M., Jumat (7/4/2017).

Saat pelaksanaan hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, ada 1 siswi yang tidak bisa mengikuti UNBK. Setelah diklarifikasi ternyata sedang menderita sakit dan harus menjalani rawat inap. Sedangkan saat pelaksanaan hari kedua dan seterusnya siswi tersebut telah mengikuti ujian meskipun masih dalam pengawasan.

Menurut penuturan Maryani,S.Pd selaku Waka Kurikulum SMKN 1 Bandung, “Siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK dikarenakan sakit, akan diusulkan untuk mengikuti Ujian Susulan pada tanggal 18 April –  19 April 2017 mendatang.”

“Melihat semangat siswa-siswi dalam mengerjakan Ujian kemarin, Semoga saja para peserta yang mengikuti UNBK bisa lulus dan memperoleh baik,” tambahnya lagi.

 

Ujian Nasional Berbasis Komputer 2017

UNBK SMK Dinilai Tanpa Kecurangan

Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat berjalan lancar tanpa kecurangan. Hingga hari terakhir pelaksanaan, Kamis, 6 April 2017, tak ada laporan mengenai kebocoran naskah soal dan kunci jawaban seperti yang terjadi pada pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akhir bulan lalu.

Kendati demikian, beragam masalah teknis seperti hambatan jaringan dan soal atau gambar yang tak terbaca masih terjadi meskipun tak sampai menghentikan pelaksanaan UN. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah terus berusaha memperbaiki kendala teknis yang menjadi kelemahan dalam penyelenggaraan UN.

Menurut dia, secara keseluruhan, pelaksanaan UN tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu yang ditengarai masih terjadi kebocoran soal. “Masih ada kelemahan itu pasti. Saya turun langsung untuk memantau pelaksanaan dan mencari kelemahannya sehingga bisa menjadi bahan untuk evaluasi. Tidak ada yang sempurna betul,” ucapnya.

Ia menegaskan, beragam laporan yang masuk dipastikan akan ditindaklanjuti. Menurut dia, tim dari Itjen Kemendikbud sedang melakukan investigasi untuk membandingkan data temuan di lapangan dengan laporan yang masuk melalui telepon dan surat elektronik.

“Ada kritik yang masuk (terkait pelaksanaan) dan saya senang karena kritikan itu penting untuk koreksi kami ke depan,” ujar mantan Rektor Muhammadiyah Malang itu.

88,6 Persen Siswa SMK Ikuti UNBK

Jakarta, Kemendikbud – Ujian Nasional (UN) tahun 2017 jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hari ini, 03 sampai dengan 06 April 2017 serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan ujian tersebut diikuti oleh 1.327.246 siswa. Dari jumlah peserta tersebut, sekitar 88,6 persen atau 1.176.712 siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK), dan 150.540 siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil.

Terdapat enam provinsi yang 100 persen menyelenggarakan UNBK jenjang pendidikan SMK, yakni Provinsi Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Total satuan pendidikan yang menyelenggarakan UNBK SMK adalah 9.832 sekolah.

“Pada pelaksanaan hari pertama ujian nasional, izinkan saya menyampaikan salam dan doa kepada anak-anakku pelajar di seluruh tanah air Indonesia, terutama yang sedang menempuh ujian. Saya yakin bahwa pagi ini anak-anak kita mengerjakan ujian dengan segenap kemampuan dan integritas mereka,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), saat meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 1 Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (03/04/2017).

Mata pelajaran yang diujikan pada pelaksanaan UN hari pertama adalah Bahasa Indonesia. Selanjutnya untuk hari kedua, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, dan hari ketiga mata pelajaran Bahasa Inggris, serta hari keempat mata pelajaran yang diujikan adalah teori kejuruan. Sedangkan untuk pelaksanaan UN Susulan, akan dilaksanaan pada tanggal 18 sampai 19 April 2017. Untuk hari pertama ujian susulan yang diujikan adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, serta pada hari kedua mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

Satu hari sebelum pelaksanaan ujian nasional, Mendikbud melakukan tinjauan ke tempat penyimpanan dan pengamanan naskah ujian nasional di kantor Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari hasil tinjauan tersebut, Mendikbud optimistis naskah terjaga dengan aman, dan tidak akan terjadi kebocoran soal.

Selanjutnya pelaksanaan hari pertama ujian nasional, Mendikbud melakukan pemantauan di SMK Negeri 1 Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sekolah kejuruan tersebut mengikuti UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) dengan peserta ujian sebanyak 72 peserta. Dalam hasil pantauan di sekolah tersebut, pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan prosedur, dan tidak ditemukan pelanggaran.

Penyelenggaraan UN di Kabupaten Wakatobi 100 persen masih berbasis kertas dan pensil (UNKP), dan secara keseluruhan diikuti 4.485 peserta dari 86 satuan pendidikan, baik dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan SMK. pada jenjang SMP diikuti  2141 siswa dari 25 satuan pendidikan. Sedangkan pada jenjang SMA diikuti 1.766 siswa dari 25 satuan pendidikan. Sementara itu, untuk pendidikan non formal, UN tahun ini diikuti 432 siswa dari 5 satuan pendidikan non formal.

Dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara Mendikbud memberikan semangat kepada 7,7 juta peserta tersebar di 98 ribu satuan pendidikan jenjang SMP, SMA, dan SMK , yang sedang dan akan menempuh ujian nasional. “UN hanyalah salah satu proses penilaian pendidikan, maka kerjakanlah dengan percaya diri dan jujur,” pesan Mendikbud.

“Pemerintah peduli dan memberikan apresiasi tertinggi terhadap daerah-daerah atas komitmennya melangsungkan proses penilaian pendidikan ini,” pungkas Mendikbud.*

Jakarta, 03 April 2017
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Gladhi Bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017

Tulungagung – Senin dan Selasa, 6-7 Maret 2017 kemarin, SMKN 1 Bandung Tulungagung melaksanakan Gladi Bersih UNBK/UBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Kemdikbud. Hari Senin, 6 Maret 2017 untuk mata pelajaran Matematika dan hari Selasa, 7 Maret 2017 ntuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

Gladi bersih ini dilaksanakan dengan tujuan agar siswa lebih siap dalam menghadapi UNBK sebenarnya pada bulan April nanti.  Selain itu proktor dan guru pengawas lebih siap dalam menjalankan tugas, sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar. Read more